aku
diisini menanti malam
yang bertelut dalam asa dan penantian
ketika malam diselimuti duka
harapan semua sirna sudah
tak ada lagi harapan
yang membuahkan tanggapan
tersadar
semua tak sampai ujung fajarku
telah tenggelam
jatuh dalam hasrat yang sama
mulai ku langkahkan jiwa ini
ke depan cahaya itu
ku padamkan segera
lentera duka
yang berpijar diantara jiwa-jiwa yang kusam itu
tak ada maksud hati
untuk membungkam semua
semau ku
semampu ku
kan tetap berjuang
bak peluru yang dihempaskan
bak mereka yang terdeportasikan
yang selalu semangat tuk tetap berjuang
terimakasih bijaksana
inilah aku
si pemimpi kecil
yang menanti datangnya impian kelam
